Bercinta Dengan Tukang Pijat

Posted by Unknown

Cerita Dewasa - Sebagai seorang konsultan aku sering pergi keluar kota dan menginap di hotel bisa sampai berbulan-bulan lamanya. Seringnya menginap sekamar bareng dengan anggota tim lainnya namun kadang juga menginap sendirian. Pekerjaanku yang bersifat projek jelas sering menuntut waktu ekstra dan kerja keras sehingga membuatku mengalami keletihan baik fisik dan mental. Kalau sudah begitu aku segera mencari tukang pijat untuk mengendorkan urat saraf yang telah amat tegangnya.


Giliranku kali ini mendapatkan projek di kota B yang berhawa sejuk dan merupakan kota idolaku. Dulu aku sempat lama berdiam di kota ini ketika kuliah di salah satu perguruan tinggi ternama di negeri ini. Sebagaimana projek-projek lain yang sering kukerjakan maka tidak ada perkecualian projek ini juga menuntut energi dan pikiran ekstra keras karena ketatnya jadwal. Salah satu hal yang menyebalkan di kota ini adalah masalah taxi yang buruk kondisinya dan lagi jarang mau menggunakan argo sehingga harus selalu melakukan negosiasi terlebih dahulu. Oleh sebab itu sering aku mencari hotel terdekat dengan lokasi projek sehingga dapat dicapai dengan jalan kaki hanya beberapa menit.

Minggu ini adalah puncak-puncaknya pekerjaan sehingga keletihan amat sangat terasa. Hal ini menyebabkan aku malas pulang week end ke kota J di mana aku tinggal. Kurencanakan Sabtu pagi besok saja untuk pulang menggunakan kereta api. Karena anggota tim lain selalu pulang ke J (semuanya berdomisili di J) di akhir minggu maka kini tinggal aku sendirian.

Setelah makan malam di restoran hotel aku masuk ke kamar sambil nonton acara-acara TV. Berhubung hotel ini bukan hotel mewah maka channel acara TV-nya pun terbatas, untuk mengirit ongkos operasional kali. Setelah satu jam aku mulai dihinggapi kejenuhan. Mau tidur masih amat susah karena malam begitu larut, baru jam 8an, dan badan yang amat letih ternyata malah membuat sulit untuk segera beristirahat tidur. Tiba-tiba aku teringat biasanya hotel ada info layanan pijat. Kucari-cari brosurnya tidak kutemukan. Tanpa kurang akal kutelpon operator untuk menanyakan apakah di hotel ini bisa dicarikan tukang pijat. Ah lega rasanya ketika dijawab bisa dan akan segera diantar.

Sambil menunggu kedatangan tukang pijat aku mulai mencoba kembali menikmati acara-acara di layar TV. Tapi ternyata pikiranku sudah mulai melantur membayangkan nikmatnya ketika badan yang pegal hebat ini akan mendapatkan terapi pijat yang pasti akan memanjakan urat dan saraf-saraf yang telah mulai menuntut untuk dirilekskan sejak beberapa hari ini. Ah beginilah nikmatnya masih bujangan (sebagai lelaki berusia 35 aku jelas termasuk telat menikah, hehe biarin masih enak sendiri kok), waktu masih bisa diatur sesuka hati. Coba kalau berkeluarga sebagaimana kawan-kawanku itu, pasti mereka harus buru-buru pulang sementara masih harus berjuang untuk mendapatkan tiket kereta karena penuhnya calon penumpang di akhir minggu.

Sejam kemudian ada suara ketukan pintu, ah sudah datang, batinku dengan girang. Ketika kubuka aku agak sedikit heran karena tukang pijatnya ibu-ibu berumur 45-an lebih kira-kira. Tinggi tubuh sekitar 155 cm, berkulit kuning bersih, wajah sudah menunjukkan usianya yang memang sudah matang. Dengan mengenakan jaket kain dan bercelana jean yang agak ketat. Dengan santunnya dia permisi untuk masuk. Kupersilakan dia masuk sementara pengantarnya yang adalah bell boy kemudian pergi meninggalkannya.

Setelah di dalam kamar kupersilakan duduk dulu di kursi pojok kamar. Aku ijin sebentar ke toilet untuk pipis karena aku memang termasuk orang yang nggak tahan dingin (sudah di kota yang dingin ber-AC pula) sehingga sering pipis. Daripada nanti pas ditengah-tengah aksi pemijatan aku kebelet mendingan kukeringkan dulu kantong pipisku. Kan nggak nyaman pas lagi merem-melek dipijat eh kebelet pipis, pasti akan merepotkan.

Setelah selesai dari toilet kulepas kaos dan celana pendekku sehingga tinggal CD saja. Lalu kulihat ibu itu membuka jaketnya sehingga hanya memakai kaos ketat hitam saja. Wah ternyata si ibu ini masih bagus juga badannya, kelihatan perut masih kencang. Tanpa banyak buang waktu langsung aku tengkurap di atas ranjang. Ibu tukang pijat mendekat dan mengatakan maaf serta mohon ijin untuk mulai pemijatan. Pertama yang dipijat adalah telapak kaki. Ah nyamannya. Telapak kakiku yang telah kaku-kaku ditekan-tekan dan kemudian diurut.

Aku tak mau banyak bicara agar Si Ibu lebih fokus pada pekerjaannya dan aku konsentrasi agar kenikmatan yang kuraih dari pijatan-pijatan maksimal. Setelah selesai dari telapak kaki mulailah naik menuju ke betisku yang tak kalah kakunya. Rupanya betis kaku kalau dipijat menimbulkan rasa nyeri sehingga aku sedikit meringis. Rupanya Si Ibu tahu kesakitanku lalu sedikit dikurangi tekanannya. Selesai ditekan-tekan kemudian diurut-urut. Untuk urut dipakailah cream agar licin.

Begitu sampai menuju paha tiba-tiba kudengar suaranya..

"Den, maaf CD-nya dilepas saja biar nggak kotor kena minyak. Maaf ya."

Karena logis alasannya ya kulepas saja meskipun membuatku kikuk (aku sering dipijat tetapi biasanya pria tuna netra). Aku lepas CD-ku dengan hanya mengangkat pantat terus kuperosotkan keluar dari kaki. Menurutku Si Ibu nggak dapat melihat "adikku". Lalu aku mapan lagi agar pijatan dapat diteruskan. Mulanya paha luar yang mendapatkan giliran. Setelah kedua sisi paha luar selesai baru dilanjutkan dengan paha dalam. Dengan mengurut dari arah bawah menuju atas, stop press!! Bisakah anda bayangkan?

Jari-jarinya, kayaknya ibu jarinya (aku nggak bisa lihat sih) secara halus menyenggol kantong-kantong kejantananku. Serr. Kudiamkan. Kemudian pantatku mulai dijamahnya dengan cara melingkar dari bawah ke atas luar terus turun masuk ke dalam dan berakhir di.. Ujung selangkangan persisnya tengah-tengah antara kedua kantong kejantananku. Serr. Serr. Uenak sekali. Aku heran agak lama juga dia ini bermain di wilayah sensitif ini. Tapi biarlah, enak ini. Hehe. Eh ketika sedang enak-enaknya menikmati jari-jari lihainya yang baru pertama kali kunikmati sensasi kenikmatan tiada tara ini berlangsung tiba mulai naik ke arah pinggang. Agak kecewa juga, tapi kutahan biarlah dia menyelesaikan pekerjaannya sesuai dengan prosedur standar pemijatan yang dia praktekkan.

Begitu selesai dengan leher belakang sebagai bagian teratas yang dirambahnya, tiba-tiba dengan 'cool'-nya memerintahkan untuk telentang. Wah kacau ini. Bisa ketahuan nih kalau adikku ternyata telah terjaga. Tapi ya sudahlah biarkan segalanya berlalu dengan alamiah. Yang sudah telanjur tegak biarlah begitu. Hehe.

Mulai lagi Si Ibu dari bawah yaitu bagian depan telapak kaki. Mulai saat ini sudah tidak mampu lagi kunikmati pijatan dari detik ke detik dan setiap inchi anggota tubuhku. Aku hanya memikirkan apa yang akan dia lakukan ketika sudah merembet ke arah paha. Gara-gara pikiranku sudah terpandu oleh kerja hormon testosteronku maka jelas sudah, adikku semakin percaya diri untuk mengeras sebelum sentuhan terjadi.

Akhirnya tiba juga saat-saat yang kunantikan. Rupanya teknik yang dia lakukan di bagian pantatku tadi dipraktekkan juga di bagian depan. Aduh Mami, enaknya minta ampun, eh nambah. Sempat kutatap wajahnya, kulihat sekilas-sekilas dia melirik adikku. Hmm rupanya dia ingin tahu efek pijatannya apakah membuahkan hasil atau tidak. Dan tidak salah dia. Sukses besar. Bahkan si adik telah sedikit menitikkan cairan.

Ketika itu dia mencuri pandang ke aku. Aku menangkapnya. Mulai kuamati wajahnya untuk melihat lebih jelas seperti apa sebenarnya tampang Ibu ini. Biasa aja. Tidak menarik. Bahkan sudah ada beberapa kerutan. Sedikit. Tidak terlalu muluslah wajahnya. Tapi tidak berpengaruhlah itu karena nyatanya adikku tetap saja berdiri kayak tonggak, sedikit miring karena gravitasi.

Lagi asyik-asyiknya melayang-layang imajiku akibat aksi pijatan-pijatan yang berbentuk lingkaran-lingkaran itu tiba-tiba rambahannya sudah menuju perut. Ah. Sedikit down. Sedikit kecewa. Tunggu dulu, rupanya ketika di perut masih ada harapan untuk mendapatkan sentuhan-sentuhan dahsyat itu. Ketika gerak maju-mundur di perut dengan formasi melingkar luar-dalam juga, ternyata setiap mundur gerakannya dibablaskan sehingga si adik tetap bisa menikmati sentuhan-sentuhan. Bedanya sekarang yang mendapatkan anugerah adalah bagian kepala adik. Sip. Sip bener ini. Kok ya ada tukang pijat sehebat ini. Apakah karena sudah ibu-ibu maka pengalamannya memijat bertahun-tahun yang membuatnya menjadi piawai begini? Mustinya iya.

Lalu, akhirnya pijatan di akhir bagian dada. Begitu selesai..

"Mau diapain lagi Den?"

"Maksud Ibu?" Tukasku.

Tersenyum simpul dia dan.. Tahu-tahu tangannya pura-pura pijat-pijat lagi di selangkangan tetapi dengan titik kontak gesekan ke 'adik' semakin besar dan lama.

"Oh tahu aku maksudnya", pikirku.

Tanpa kujawab mulai kuelus punggungnya (dia duduk di pinggir ranjang dengan membelakangi). Dia diam dan mulai berani hanya mengelus khusus adikku saja, tidak lagi pura-pura menyentuh bagian lain. Kusingkap pelan kaosnya. Astaga, rupanya kondisi dalamnya terawat mulus. Tak kusangka padahal sudah seumur itu. Menggelegaklah kelelakianku. Tanpa terkontrol lagi aku yang tadinya telentang bangkit duduk sehingga punggungnya berhadapan dengan tubuh depanku dan tanganku yang kiri menyingkap kaosnya lebih ke atas lagi sementara yang kanan ke depan menjamah sang.. Tetek.

Dia sengaja mencondongkan dirinya ke arahku agar lebih mepet. Kulepas kaosnya dan dibantu dia sehingga sekarang setengah telanjang dia. Eits! Bulu keteknya nggak dicukur. Gairahku malah semakin meledak, kubalikkan badannya agar menghadapku. Dia menunduk mungkin malu atau minder karena umur atau ketidak cantikannya, entahlah, yang pasti dia telah dengan ahlinya melepaskan 'nafsuku' dari kandangnya. Kurebahkan dia dengan masih tetap pakai BH karena aku lebih suka menjamah teteknya dengan cara menyelinapkan tangan.

Kuserbu keteknya yang berbulu agak lebat itu (kering tanpa 'burket', kalaupun 'burket' toh nafsuku belum tentu turun) sambil terus meremas tetek. Kutindih dia. Celana jeans masih belum dilepas. Kususupkan tangan kananku ke dalamnya. Menyentuh veginya. Basah. Kupindahkan serangan ciumanku ke lehernya. Mendesah. Lalu mengerang-mengerang lembut dia. Kehabisan nafas aku, ketika kutarik kepalaku naik untuk mengambil udara ditarik lagi kepalaku. Ah rupanya 'G-Spot'nya ada di leher belakang telinga sebelah kanan. Kuhajar lama dengan dengusan napas hidungku di wilayah itu. Semakin liar polahnya. Tangan kananku semakin dibasahi dengan banyak cairan. Kulepas tanganku dan kusuruh dia bangkit.

"Lepaskan BH dan celana ya".

Tanpa tunggu lama wajahnya yang sudah merah merona itu mengangguk dan cepat-cepat semua yang kuingin lepas dilepasnya. Kupandangi sebentar teteknya, masih lumayan bulat. Kupandangi veginya, wow alangkah lebatnya. Kurebahkan lagi dengan segera. Kutindih lagi dia. Mengerang hebat. Nafasku memburu berat. Kukangkangkan pahanya. Dan bless.. Rudalku telah menghunjam 'vegi'nya yang telah banjir itu. Kusodok-sodok sekuat tenaga. Semakin keras erangannya. Kuseret pahanya ke pinggir ranjang, dengan berdiri kuangkat kakinya menumpang di pundakku, kuarahkan kembali rudalku menuju veginya yang lenyap ditelan jembut. Kusibakkan terlebih dulu, lalu bless.. Bless.

"Argh.. Arghh.. Yang cepeth Denn Arghh.. Kencangin laggih Denn.. Auhh.. Ahh.."

Menjelang 10 menit mulai terasa hangat adikku.

"Akkhu.. Sudahh mauu.. Kelluaar.. Bikk.. Ahh.. Ahh".

"Akkh.. Bibikh.. Jugah.. Denn. Ahh.. Argh".

Dan tanpa dapat dibendung lagi jebollah lahar panas dari rudalku menyemburi lembahnya yang rimbun itu. Pada saat yang bersamaan. Sensasi kimiawi dari surga telah mengurasku menuju keletihan. Entah kenapa badanku yang sebelumnya sudah letih banget ternyata masih mampu mengeluarkan tenaga sebesar ini. Ibu ini memang lihai. Luar biasa kuakui.

Setelah berbaring-baring sekitar 15 menit Si Ibu minta ijin ke toilet untuk bersih-bersih diri. Kusiapkan amplop untuk memberinya kompensasi atas jasa kenikmatan luar biasa yang baru sekali ini kurasakan seumur hidupku. Tanpa dibukanya amplop itu sambil mengucapkan terima kasih dengan sopan, dia keluar kamar setelah mengenakan jaketnya kembali.

Sejak mengenal kenikmatan 'pijat hotel' itu, aku mulai sering mencoba-coba. Di kota B banyak sekali panti-panti yang berkedok pijat namun sesungguhnya yang ditawarkan adalah lebih dari sekadar pijat. Awalnya kucoba yang muda-muda dan cantik, akhirnya aku kembali mencari yang telah senior karena yang masih muda kuanggap belum banyak pengalaman dan tidak banyak kenikmatan yang kuraih. Di samping itu lebih aman secara kesehatan dengan yang tua karena jarang dipakai, sementara yang muda dan cantik laris diantri banyak pria dari berbagai lapisan dan dengan kondisi kesehatan yang sulit terkontrol pula.

Demikianlah kisah keperjakaanku yang hilang di tangan sang Ibu Pemijat. Aku tidak menyesal. Bahkan malah sulit melupakannya. Yang kusesali adalah mengapa kenikmatan yang sedemikian dahsyatnya baru kuketahui setelah setua ini.
More aboutBercinta Dengan Tukang Pijat

Rahasia Seks Cewek Berdasarkan Bentuk Giginya

Posted by Unknown

 https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEg7hdhbkVwSJSl-bGWFZDS1gb5rc7HMgSa_DXSfFqO3LQ42y-QT8seuuTJv3dx_4885hg4BwbcFZsYSWu0X_tF9n5N0tA6iRgFOhTzuIIiKYcPLF0RxReFbkp-9aD0aF8Q4YDNwzzqfyHkN/s1600/perilaku+Seks.jpg
Senyuman ternyata tak hanya membuat diri seseorang jauh lebih menarik, tetapi juga memiliki pesan tertentu bagi lawan jenis. Konon, hasrat seksual kaum wanita bisa diprediksi dari bentuk gigi yang tampak saat mereka tertawa maupun senyum. Jadi, jika Anda seorang wanita yang suka tertawa, Anda perlu hati-hati karena orang di hadapan Anda bisa jadi sedang membaca rahasia Anda.

Gigi kecil dan jarang-jarang
Kualitas seks yang dimiliki wanita ini cenderung biasa-biasa saja, bahkan cenderung pasrah jika diajak berhubungan oleh pasangannya. Perangai yang tak mau mengalah membuatnya 'semau gue' dalam bercinta.

Gigi sedang dan rata
Wanita pemilik jenis gigi seperti ini selalu berorientasi pada kepuasan pasangannya. Ia sangat 'lihai' untuk urusan ranjang dan tahan lama dalam bercinta. Bagi kaum lelaki yang memiliki pasangan seperti ini harus pandai mengimbangi permainannya dan memiliki power lebih agar bisa saling memuaskan.

Gigi besar dan jarang-jarang
Tipe wanita ini seringkali mendominasi atau agresif dalam permainan ranjang. Sikap manja yang berlebihan dan terkadang dibuat-buat bisa jadi membuat pasangannya merasa kesal. Bahkan, jika hasrat seksualnya tak terpenuhi, ia seringkali marah-marah dan berusaha keras agar keinginannya terpenuhi. Pria yang memiliki pasangan bertipe ini hendaknya sabar menyikapi segala kelakuannya.

Gigi maju ke depan
Dalam urusan ranjang, wanita bertipe gigi seperti ini termasuk golongan wanita yang agresif, namun sangat penuntut dan mudah mengeluh. Kalau giginya kecil, biasanya masih bisa ditoleransi, artinya tidak terlalu 'memeras' suami. Namun, jika bentuk giginya besar-besar, ia mudah mengeluh bahkan mencaci-maki jika pasangannya tak mampu memuaskannya.

Gigi gingsul
Dalam urusan seks, wanita ini sangat pintar membahagiakan pasangannya dan sangat mengetahui apa yang diinginkan oleh pasangannya. Pada dasarnya, wanita yang memiliki gigi gingsul ini enak diajak bicara dan pengetahuannya luas, sehingga menjadi nilai plus tersendiri dalam berhubungan seks. Sikapnya yang agak kekanak-kanakan menambah rasa 'gemes' bagi pasangannya.

Gigi tampak masuk ke dalam
Sikap pendiam dan pemalu dari wanita bertipe ini membuat banyak kaum pria makin penasaran untuk 'membuka' dan memancing gairahnya. Sayangnya, wanita bertipe gigi seperti ini agak pasif, termasuk untuk urusan ranjang. Sehingga bagi si pasangan prianya harus memiliki kesabaran ekstra dan juga kemampuan untuk merangsang agar wanita ini menjadi aktif.

Gigi kecil dan rancak
Sifat wanita bertipe ini sangat menyenangkan dan mengutamakan keindahan, sehingga ia berusaha memberikan perhatian penuh terhadap pasangannya. Apalagi didukung dengan tipe wajah yang imut alias 'babyface' membuat pasangannya mabuk kepayang. Untuk urusan ranjang, wanita ini selalu dapat mengimbangi keinginan pasangannya.

Nah, semoga uraian di atas bisa membantu Anda para pria untuk bisa mengenali perilaku seks pasangan Anda. Perlu diingat bahwa apa yang telah disampaikan di atas bukanlah suatu dalil atau teori yang paten, namun merupakan gambaran umum yang sering terjadi. Hal yang paling utama dalam pencapaian hubungan pasutri yang harmonis adalah perasaan kasih dan sayang, yang diimbangi dengan pengertian, keterbukaan dan kedewasaan

sumber
More aboutRahasia Seks Cewek Berdasarkan Bentuk Giginya

Ternyata Bentuk Tubuh Wanita Tentukan Jenis Posisi Seks

Posted by Unknown

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjLWtAhkBW3GClX9ebfSlc1mXPQSPgWhoieD0pG36zDltyquGJXvQMHpYkLayqAyvsLo6LGnqTjQ-J0YLOQhweZFIf8j6Zj0BSzhMhAXOG7sVV-kkjp2JtZH6zvEXMVxfu4_5zKVM3ywMxI/s1600/bermesraan.jpeg
Sudah bukan rahasia lagi, berhubungan seks secara teratur, mampu meningkatkan mental dan fisik manusia. Seks teratur juga dapat menolong Anda kehilangan berat badan, karena seks adalah satu-satunya cara untuk membakar kalori.

Namun tahukah Anda, bentuk dan ukuran badan seorang wanita, serta ukuran penis pria, dapat menentukan kepuasan seksual?

Seperti dilansir Urbanpostng, Jumat (26/7/2013), para ahli mengatakan posisi tertentu, disarankan untuk melakukannya sesuai dengan jenis bentuk tubuhnya, untuk meningkatkan respon dan kenikmatan seksual.

1. Wanita pendek

Untuk wanita pendek, posisi terbaik adalah, berada di atas dan menaiki suaminya. Namun, jika Anda tidak ingin selalu berada di atas, spooning memiliki peran cukup besar.

Posisi ini tidak hanya membuat keduanya intim tetapi juga nyaman. Begitu ia menaiki Anda, dia bisa menggunakan lengannya dan menyondol leher Anda saat ia menyodorkan dari belakang.
Posisi lain yang cocok untuk seorang gadis pendek dan miliki pasangan seorang pria tinggi adalah posisi 69. Anda dapat berbaring di sisi pria Anda, dengan tubuh menghadap dan berbalik satu sama lain dan kakinya dengan kepalanya. Anda dapat menggunakan punggung pasangan Anda, sehingga kepala Anda memenuhi kemaluannya dan sebaliknya. Anda akan menemukan ini jauh lebih mudah dan lebih nyaman, daripada jika Anda berbaring di atas dia.

Juga dianjurkan untuk seorang gadis pendek adalah posisi di mana ia berbaring telentang di permukaan, sementara itu pasangan berdiri dalam posisi tetap.

2. Gadis gemuk atau obesitas
Misionaris dan doggy style, sangat dianjurkan. Karena keduanya menyenangkan dan juga sangat nyaman untuk wanita gemuk. Jelas seorang wanita gemuk akan cenderung memiliki banyak kulit di sekitar pintu masuk vagina. Ini lebih memungkinkan membuat pasangan lebih cepat penetrasi.

Jadi disarankan untuk menggunakan bantal untuk menopang pinggul dan pantat dan selalu memposisikan vagina ke posisi yang mudah untuk penetrasi. Seorang wanita obesitas, juga bisa menikmati seks dari belakang.

3. Gadis tinggi dan ramping
Semua posisi cocok untuk pemilik tubuh ini, termasuk posisi misionaris. Jika dia sangat kurus, doggy style mungkin menimbulkan sedikit masalah bagi pria mempertimbangkan tulang pinggulnya mu, dan dapat menyebabkan rasa sakit.
Namun, dengan posisi yang tepat dan pelumasan yang baik itu akan berubah hanya besar.

sumber
More aboutTernyata Bentuk Tubuh Wanita Tentukan Jenis Posisi Seks

Lima Hal yang Disenangi Wanita Tapi Tidak Bagi Pria

Posted by Unknown

Lima Hal yang Disenangi Wanita Tapi Tidak Bagi Pria

Lima Hal yang Disenangi Wanita Tapi Tidak Bagi Pria - Banyak wanita memikirkan dirinya akan terlihat seksi jika melakukan hal berikut di depan pria. Tapi tahukah Anda, kebanyakan pria justru akan membenci wanita yang terlalu percaya diri.

Ingin tahu apa saja hal tersebut? Seperti dilansir The Stir, Jumat (26/7/2013) berikut kebiasaan wanita yang dianggap seksi tapi dibenci pria. Apakah anda Seperti ini?

1. Cemberut
Beberapa wanita berpikir memasang wajah cemberut akan menarik perhatian pria. Bahkan sebagian wanita menganggap kalau yang dilakukannya lucu dan menawan. Tapi pada kenyataannya, pria justru menilai benar-benar menjengkelkan dan kekanak-kanakan.

2. Bicara manja seperti bayi
Jangan pernah berbicara manja seperti bayi, karena pria butuh wanita yang pintar dan seimbang bicara dengannya.

3. Bokong besar
Alasan ini seringkali dianggap seksi. Jika bokong besar asli saja tidak begitu disenangi pria, apalagi bokong implan.

4. Wanita super
Banyak wanita beranggapan bahwa jika dirinya yang bisa melakukan semua hal, dianggap seksi. Percayalah, pria juga ingin dimintai bantuan sekalipun Anda tidak membutuhkannya. Terkadang seorang pria akan merasa berarti jika ia dibutuhkan.

5. Sering membual Tentang Keseksian Anda
Anda mungkin berpikir itu bahwa hal itu seksi, tapi bagi pria tidak. Itu hanya membuat Anda tampak egois.

Semoga Informasi  Lima Hal yang Disenangi Wanita Tapi Tidak Bagi Pria Ini bermanfaat

sumber
More aboutLima Hal yang Disenangi Wanita Tapi Tidak Bagi Pria

Bendera Terbesar di Dunia

Posted by Unknown

Terselubung - Rumania mungkin bukan sebuah negara yang adidaya. Tetapi, negara itu boleh bangga karena memiliki bendera terbesar di dunia.

 
 
Bendera tersebut dibuat oleh kelompok yang menamakan diri mereka Flag Factory. Mereka membuatnya di sebuah desa bernama Clinceni.
 
Guinness World Records mencatat, bendera itu memiliki panjang 349 meter (m) dengan lebar mencapai 227 m. Luasnya setara dengan tiga lapangan sepakbola.
Bendera Romania Terbesar di Dunia (Foto: AP)
 
“Merupakan kehormatan bagi saya mengukur bendera terbesar di dunia. Selamat Romania!” ujar petugas Guinness World Records Jack Brockbank, seperti dikutip Associated Press.
 
Pemimpin Flag Factory, Adrian Dragomir menyatakan, butuh waktu beberapa minggu untuk menjahit bendera itu. Kelompok itu menghabiskan benang sepanjang 70 kilometer (km) untuk yang menyelesaikan proyek tersebut.
 
Bendera itu kini dibentangkan di sebuah ladang di Clinceni. Flag Factoy mengerahkan 200 orang untuk membentangkan bendera tersebut.
 
More aboutBendera Terbesar di Dunia